Menjelang bulan suci Ramadan, kurma menjadi primadona sebagai takjil favorit untuk berbuka puasa. Namun, di tengah meningkatnya kesadaran dan solidaritas global terhadap Palestina, konsumen di Indonesia kini lebih cermat dan selektif dalam memilih kurma. Pertanyaan tentang asal-usul buah ini menjadi krusial, mengingat adanya produk kurma yang diproduksi di Israel, termasuk varietas Medjool yang populer.
Berdasarkan laman HaiBunda yang diakses pada Minggu, 15 Februari 2026, berikut adalah panduan lengkap untuk mengenali ciri-ciri kurma asal Israel, daftar merek yang masuk dalam kategori produk terafiliasi, serta cara mengeceknya sesuai dengan imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Mengapa Penting Mengetahui Asal Kurma?
Solidaritas terhadap Palestina telah mendorong gerakan boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan Israel. Hal ini sejalan dengan Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 yang menegaskan bahwa dukungan terhadap agresi Israel kepada Palestina, baik secara langsung maupun tidak langsung, hukumnya haram. Fatwa yang dikeluarkan pada Sidang Rutin Komisi Fatwa MUI, 8 November 2023, ini menghimbau umat Islam untuk menghindari transaksi dan penggunaan produk yang terkait dengan Israel serta yang mendukung penjajahan dan zionisme. Sebaliknya, mendukung kemerdekaan Palestina, termasuk melalui pendistribusian zakat, infak, atau sedekah, hukumnya wajib.
5 Ciri Utama Kurma Asal Israel
Untuk membantu Anda lebih waspada, berikut adalah ciri-ciri yang perlu diperhatikan saat berbelanja kurma, seperti dikutip dari laman Boycott, Divestment, Sanction (BDS) dan Islamic Human Right Commision:
1. Kode Barcode Berawalan 729: Ini adalah indikator paling umum. Produk yang berasal dari Israel biasanya memiliki barcode dengan tiga digit awal 729. Pastikan untuk memeriksa bagian belakang kemasan.
2. Nama Perusahaan Eksportir Israel: Perhatikan keterangan perusahaan produsen atau eksportir pada kemasan. Beberapa nama yang sering muncul dan dikenal sebagai eksportir asal Israel antara lain Medjool Plus, Carmel Agrexco, Mehadrin, dan Hadiklaim.
3. Kurma Medjool dengan Asal-usul Tidak Jelas: Tidak semua kurma Medjool berasal dari Israel. Varietas ini juga banyak dibudidayakan di negara lain seperti Yordania, Palestina, atau Amerika Serikat. Kuncinya adalah mencermati identitas produsen dan negara asal yang tercetak pada kemasan.
4. Informasi Negara Asal yang Samar atau Menyesatkan: Waspadalah pada produk yang tidak mencantumkan informasi produsen atau negara asal secara jelas. Beberapa produk mungkin menggunakan teks Arab atau simbol bendara Palestina sebagai penanda, namun hal ini perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Hindari produk dengan informasi yang tidak transparan.
5. Harga yang Terlalu Murah: Harga kurma Israel seringkali lebih rendah dibandingkan kurma dari negara lain. Hal ini diduga karena adanya subsidi dari pemerintah Israel. Jika Anda menemukan kurma dengan harga yang jauh di bawah pasaran, sebaiknya periksa kembali keasliannya.
Cara Praktis Mengecek Produk Kurma
Selain mengenali ciri-ciri di atas, berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk memastikan kurma yang dibeli aman dari afiliasi Israel:
· Teliti Label Kemasan: Bacalah dengan saksama keterangan negara asal (country of origin) pada kemasan. Jika informasi kurang lengkap, catat nama perusahaan produsen dan cari informasi lebih lanjut secara daring.
· Kenali Merek Dagang di Bawah Payung Perusahaan Besar: Satu perusahaan eksportir bisa menjual produknya dengan berbagai merek berbeda. Misalnya, produk dari perusahaan Hadiklaim kerap muncul dengan label King Solomon, Jordan River, Jordan River Bio-Top, atau MyJool.
· Gunakan Aplikasi Pengecek Produk: Manfaatkan aplikasi seperti Boycat yang memudahkan pengguna untuk mengecek apakah suatu produk atau perusahaan masuk dalam daftar boikot.
· Pilih Produk dengan Label “Grown in Palestine”: Untuk lebih aman, pilihlah kurma yang secara eksplisit mencantumkan label “Grown in Palestine” atau “Diproduksi di Palestina”. Beberapa merek yang jelas mencantumkan asal Palestina antara lain Zaytoun, Taffa, dan Holy Land.
Daftar Merek Kurma yang Perlu Diwaspadai
Mengutip dari laman Within Our Lifetime (WOL) dan aplikasi Boycat, berikut adalah daftar merek kurma yang teridentifikasi memiliki keterkaitan dengan Israel atau diproduksi oleh perusahaan Israel. Daftar ini sejalan dengan fatwa MUI yang menghimbau umat Islam untuk menghindari transaksi dan penggunaan produk yang terafiliasi dengan Israel.
Bomaja Bonbierra Brousse & Fils
Carmel Agrexco Delilah Desert Diamond
Hadiklaim Jordan River Jordan Valley
Jordan Plains Anna and Sarah Urban Platter
King Solomon MyJool Mehadrin
Nava Fresh Premium Medjoul Rapunzel
Red Sea Royal Treasure Fancy Medjoul
Kalahari Tamara Barhi Paradise Dates
Shams Star Dates Food to Live
Sincerely Nuts
Kesimpulannya, dengan meningkatnya kesadaran akan isu ini, menjadi konsumen yang cerdas dan etis adalah sebuah keharusan. Memeriksa kemasan, mengenali merek, dan memahami fatwa MUI adalah langkah kecil namun signifikan dalam menunjukkan solidaritas. Dengan informasi ini, diharapkan Anda dapat lebih bijak dalam memilih kurma yang tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai yang dianut.
Selamat menyambut Ramadan dan semoga ibadah puasa Anda lancar!









