Liputankukar.com , Jakarta – Direktur Eksekutif Citra Institute Yusak Farchan menyebut Menteri BUMN Erick Thohir memiliki kompetensi mumpuni menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024. Erick Thohir menjadi cawapres pembeda lantaran mampu hadapi tantangan global.
Merujuk dari hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) periode 5-13 Juni, elektabilitas Erick Thohir meningkat signifikan. Erick Thohir mampu meraih suara tertinggi dengan torehan sebesar 15,5 persen.
“Satu dari sisi elektabilitas yang sangat tinggi ya, kedua tentu tantangan zaman ke depan ini kan sudah sangat kompleks ya,” kata Yusak, Selasa (11/7/2023).
Lebih lanjut dia menambahkan, Erick Thohir merupakan sosok cawapres yang sangat memenuhi kriteria tersebut. Berbekal sebagai pelaku usaha tingkat internasional, Erick Thohir mampu menghadirkan solusi untuk mengatasi persoalan di tingkat global.
“Pak Erick Thohir saya kira, berpotensi mampu menghadirkan style kepemimpinan publik yang berwawasan global,” imbuh Yusak.
Misalnya, tambah dia, permasalahan negara terkait perdagangan internasinal ataupun diplomasi antara negara menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi oleh capres atau cawapres Indonesia ke depan. Hal itu sesuai dengan figur Erick Thohir yang memiliki pengalaman dalam urusan luar negeri.
“(Erick Thohir) visioner untuk menjawab tantangan zaman ke depan,” jelas Yusak.
Partai Amanat Nasional (PAN) telah menyodorkan nama Erick Thohir sebagai cawapres dari tiga tokoh. Yakni, opsi pasangan Ganjar Pranowo-Erick Thohir, kedua Prabowo Subianto-Erick Thohir dan ketiga Airlangga Hartarto-Zulkifli Hasan.
“Paket Ganjar-Erick, Prabowo-Erick, Airlangga-Zulkifli Hasan sama seriusnya,” kata Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN. Yandri Susanto di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (11/7/2023).
Yandri pun perrcaya diri, siapa pin capres yang memilih Erick Thohir sebagai bacawapres, maka akan memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
“Tentu kami serukan Erick Thohir, karena kami meyakini siapa pun yang ambil Erick, Insya Allah menang,” ujar Yandri.
Menurut Yandri, ketiga simulasi paslon itu sudah memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold.
“Artinya yang kamu tawarkan tiga skema ini dari sisi syarat untuk mendaftarkan ke KPU, tidak ada lagi kendala. Nah tapi sampai sekarang belum ada kata deal atau kesepakatan final antara PAN dengan partai-partai lain yang membangun koalisi yang saya sebutkan tadi,” tutur Yandri.
Nantinya, PAN akan mendukung duet yang pertama kami del memasangkan duet dengan Erick Thohir.
“Artinya mana nanti yang duluan deal-nya ketemu ya saya kira itu yang akan dideklarasikan oleh PAN,” pungkas Yandri.
Sumber : Jadi Cawapres 2024 Potensial, Erick Thohir Dinilai Punya Kompetensi Hadapi Tantangan Global
Editor : Muhammad Amin Khizbullah









