KPU Kukar mulai menerima logistik untuk Pilkada Serentak 2024, termasuk surat suara untuk pemilihan bupati dan gubernur.
- Surat suara tiba di gudang KPU Kukar pada 26 Oktober 2024.
- Total surat suara mencapai 1.134.000 lembar, masing-masing untuk Pilbup dan Pilgub.
- Penjagaan ketat diterapkan untuk menjaga keamanan logistik.
PENERIMAAN SURAT SUARA
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Kartanegara telah memulai proses penerimaan logistik untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Pada Sabtu, 26 Oktober 2024, KPU Kukar menerima kedatangan surat suara yang diantar menggunakan satu unit mobil. Total surat suara yang diterima mencapai 1.134.000 lembar, dengan rincian 567.000 lembar untuk Pilkada Kukar dan 567.000 lembar untuk Pilkada Kalimantan Timur.
Komisioner KPU Kukar, Purnomo, menjelaskan bahwa jumlah surat suara tersebut didasarkan pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kukar yang berjumlah 552.469 orang, ditambah 2,5 persen sebagai suara tambahan, yaitu sebanyak 14.531 lembar. “Jadi tiap surat suara itu jumlahnya 567.000 sesuai jumlah DPT ditambah 2,5 persen,” ungkapnya.
GAMBARAN BESAR
Setelah kedatangan surat suara dalam 586 boks, logistik tersebut langsung diangkut dan disimpan di gudang KPU Kukar. Ruangan penyimpanan ini dilengkapi dengan fasilitas keamanan yang baik untuk menghindari risiko kebakaran atau kerusakan akibat air. Penjagaan ketat dilakukan dengan pemasangan kamera CCTV untuk memastikan integritas dan keamanan logistik Pilkada.
“Surat suara disimpan di gudang yang kami lengkapi dengan CCTV, sehingga dapat diawasi secara ketat. Hal ini kami lakukan untuk menjaga integritas dan keamanan logistik pilkada,” lanjut Purnomo.
SELANJUTNYA UNTUK KPU KUKAR
KPU Kukar juga menerima tambahan 2.000 lembar surat suara yang disiapkan untuk kemungkinan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Jumlah tersebut telah disesuaikan dengan Keputusan KPU Kukar mengenai kebutuhan surat suara pada Pilkada 2024. “Ada juga surat suara buat PSU. Tapi datanya disendirikan, karena itu kan kita gunakan untuk keadaan tertentu saja,” tambah Purnomo.
Dengan langkah-langkah ini, KPU Kukar berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan dengan aman dan transparan.









