Puguh Harjanto Berharap Inovasi Terus Mengalir Pasca-Penutupan Gelar TTG X

Puguh Harjanto Berharap Inovasi Terus Mengalir Pasca-Penutupan Gelar TTG X
Puguh Harjanto Berharap Inovasi Terus Mengalir Pasca-Penutupan Gelar TTG X (ist)

Tenggarong,  – Acara penutupan gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) X Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024 berlangsung meriah di Puri Hotel Senyiur Samarinda pada Sabtu (27/4). Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Arianto, turut hadir dalam acara tersebut.

Gelar TTG kali ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur, diikuti oleh 10 Kabupaten Kota se-Kalimantan Timur. Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 23 hingga 27 April ini menjadi wadah bagi para peserta dari berbagai latar belakang, termasuk perwakilan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, serta penggiat teknologi dan inovasi, untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan ide-ide inovatif dalam memajukan pembangunan di tingkat desa.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kaltim, Puguh Harjanto, dalam pidatonya saat menutup acara tersebut, menyatakan apresiasi atas kontribusi semua pihak yang telah membuat gelaran ini berjalan sukses. “Terima kasih dan penghargaan yang tinggi pada semua pihak yang telah berkontribusi langsung sehingga seluruh rangkaian dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Semoga pertemuan dan gelar teknologi tepat guna ini membawa manfaat yang besar di wilayah kita masing-masing maupun untuk Kalimantan Timur,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Harjanto juga menyampaikan harapannya untuk pengembangan lebih lanjut dalam penerapan teknologi tepat guna. “Kami berharap di hari-hari mendatang mampu mengembangkan teknologi tepat guna ini dengan memanfaatkan semua fasilitas yang ada di sekitar, sehingga efisien dan efektif,” tambahnya.

Pihaknya juga menegaskan komitmen untuk terus mendorong pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di wilayah tersebut. “Dan diharapkan akan muncul lebih banyak inovasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa, serta meningkatkan peran desa dalam pembangunan yang berkelanjutan,” tutup Harjanto, mengakhiri pidatonya dengan harapan yang penuh optimisme.

Pos terkait