Kutai Kartanegara – Program pemberantasan buta aksara menjadi salah satu yang terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Seperti yang disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kukar Maslianawati Edi Damansyah saat melakukan monitoring di Desa Teluk Dalam, Tenggarong Seberang, Senin (13/3/2023).
Didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kukar Hj Maria Ester, Maslianawati merasa salut dan bangga sekaligus memberikan semangat kepada para peserta kelompok belajar keaksaraan yang terdiri dari para ibu dan nenek, yang sangat antusias belajar membaca, menulis, dan berhitung (Calistung).
Maslianawati Edi Damansyah menyebut bahwa terkait kemampuan membaca, menulis, dan berhitung tidak mengenal tua atau muda. Semua wajib tahu.
Selain itu, juga sesuai dengan program perjanjian kerja sama antara TP PKK Kukar dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, sekaligus mendukung Program Kukar Idaman.
Saat ini pihaknya sudah melakukan beberapa aksi ke beberapa kecamatan melalui PKK Desa dan kecamatan membantu bagaimana pendekatan kepada masyarakat yang belum bisa membaca, menulis adan berhitung. Untuk itu, Maslianawati sangat berharap partisipasi semua pihak dapat berperan aktif menyukseskannya.
Hal itu disampaikannya saat melakukan monitoring atau pemantauan kepada tiga kelompok belajar keaksaraan fungsional bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kukar dan Sanggar Kegiatan Belajar SKB Tenggarong Seberang.
Acara ini juga dihadiri Kepala Desa Teluk Dalam Supian, Ketua TP PKK Kecamatan Tenggarong Seberang, Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Diknas Kebudayaan Kukar serta sejumlah undangan lainnya.(Advertorial)









