Tenggarong – Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1445 H/2024 M di Masjid Agung Sultan Adji Muhammad Sulaiman, Tenggarong, Rabu (10/4) pagi menjadi momen penuh makna bagi umat Islam, termasuk Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kukar. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Edi Damansyah menegaskan pentingnya ibadah puasa yang baru saja berakhir dan pentingnya membayar zakat fitrah serta harta.
“Dalam ibadah puasa, kita diajarkan untuk melatih kesabaran, ketabahan, ketahanan diri, kerendahan hati, serta keseimbangan antara kebenaran dan kejujuran dalam ucapan dan perilaku,” ungkap Bupati Edi.
Menurutnya, zakat juga memiliki makna mendalam yang mengajarkan kepedulian kepada sesama serta mengingatkan bahwa harta yang dimiliki juga memiliki hak kaum dhuafa dan para mustahiq.
“Di puncak perjuangan dalam ibadah kita adalah mengharapkan ridho dari Allah SWT, agar ibadah kita di bulan Ramadhan tahun ini diterima oleh Allah SWT dan kita memperoleh kemenangan di hari yang suci ini,” tambahnya.
Selain itu, Bupati Edi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kukar atas partisipasi dalam Pemilu 14 Februari 2024 lalu. Namun, ia juga mengingatkan bahwa Indonesia akan menghadapi Pilkada serentak, termasuk di Kabupaten Kukar pada 27 November 2024 mendatang.
“Pemkab Kukar berharap agar seluruh lapisan masyarakat Kukar turut aktif menyukseskan tahapan demi tahapan dalam Pilkada Kabupaten Kukar 2024 ini dan menjaga kondusifitas yang sudah baik saat ini,” ungkapnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Forkopimda Kabupaten Kukar, antara lain Ketua DPRD Abdul Rasid, Kapolres AKBP Heri Rusyaman, dan Dandim 0906 Letkol Czi Damai Adi Setiawan. Acara sholat Idul Fitri ini diimami oleh H. Hermansyah Al Hafidz, dengan khotib H. Harunu Rasyid, dan Bilal Wahyudi. Semua pihak berharap agar kebersamaan dan kekompakan masyarakat Kukar terus terjaga dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam momen keagamaan dan kegiatan bermasyarakat lainnya.









