BGP Provinsi Kaltim menggelar Lokakarya 7 untuk Pendidikan Guru Penggerak angkatan 10 se-Kabupaten Kukar.
- Kegiatan berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Tenggarong pada 27 Oktober 2024.
- Dihadiri oleh berbagai pejabat dan 78 Calon Guru Penggerak dari Kukar.
- Menampilkan praktik baik dari CGP Angkatan 10.
KEGIATAN KEMENTERIAN DIKBUDRISTEK
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan Lokakarya 7 festival panen hasil belajar Pendidikan Guru Penggerak angkatan 10 se-Kabupaten Kutai Kartanegara. Acara ini berlangsung di Ruang Aula Lantai 3 SMP Negeri 1 Tenggarong pada hari Minggu, 27 Oktober 2024, dan dihadiri oleh Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar yang juga Ketua Panitia, Joko Sampurno, serta berbagai instansi dan lembaga pendidikan.
Acara ini melibatkan 78 Calon Guru Penggerak (CGP), 16 Pengajar Praktek, dan 6 Fasilitator. Selain itu, hadir juga pengawas sekolah dan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, seperti TK/PAUD, SD, SMP, SMA/SMK/SLB. Dalam lokakarya ini, CGP Susi Herlina dari TK Aisyah Bustanul Athfal dan CGP Nor Rahmah dari SDIT Nurul Ilmi Tenggarong menampilkan praktik baik mereka.
GAMBARAN KEGIATAN
Dalam sambutannya, Joko Sampurno mewakili Pjs. Bupati Kukar menekankan bahwa program guru penggerak merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menjelaskan bahwa guru diharapkan dapat mengembangkan diri, berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas, serta menerapkan kode etik profesi.
“Pendidikan Indonesia bertujuan untuk menciptakan profil pelajar Pancasila yang beriman dan bertakwa, serta memiliki karakter yang kuat,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya peran guru dalam membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki nilai-nilai luhur Pancasila.
SELANJUTNYA UNTUK GURU PENGGERAK
Joko Sampurno mengajak para guru untuk terus berkarya dan berinovasi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam acara ini, BGP Provinsi Kaltim juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Daerah Kukar dan mengunjungi stand-stand pameran hasil belajar dari Angkatan 10.
Dalam sesi wawancara, Joko Sampurno menekankan bahwa inovasi yang telah dilakukan harus ditindaklanjuti dengan kegiatan belajar selanjutnya, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kutai Kartanegara.









