DDDTLH Memiliki Manfaat Sebagai Dokumen Perencanaan Tata Ruang

Di Ruang Mandapa III Lantai 5 Hotel Fugo, Samarinda, Sekda Kutai Kartanegara Sunggono menghadiri Konsultasi Publik DDDTLH Kukar
Di Ruang Mandapa III Lantai 5 Hotel Fugo, Samarinda, Sekda Kutai Kartanegara Sunggono menghadiri Konsultasi Publik DDDTLH Kukar

Tenggarong – Di Ruang Mandapa III Lantai 5 Hotel Fugo, Samarinda, Sekda Kutai Kartanegara Sunggono menghadiri Konsultasi Publik Dokumen Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (DDDTLH) Kukar, Senin (11/11/2024).

Sejumlah instansi yang hadir dalam Kegiatan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kukar ini yakni :

  • Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Kebijakan Wilayah dan Sektor
  • Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Kalimantan
  • Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan Wilayah IV Samarinda
  • Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV
  • Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur
  • Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Timur
  • Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur
  • sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Kukar
  • Tim Tenaga Ahli
  • para Filantropi,
  • Kepala DLHK Kukar Slamet Hadirahardjo beserta jajaran.

Sekda Sunggono menyebutkan DDDTLH menjadi dokumen yang disusun sebagai alat untuk melakukan penilaian sejauh mana daya dukung maupun daya tampung suatu wilayah bisa menopang aktivitas manusia atau pembangunan tanpa merusak keseimbangan lingkungan.

Bacaan Lainnya

DDDTLH sangat penting dalam perencanaan wilayah, pengelolaan sumber daya alam, serta pelaksanaan pembangunan berkelanjutan. Karena meliputi analisis ketersediaan ataupun keterbatasan sumber daya dan juga dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan.

DDDTLH punya manfaat sebagai dokumen Perencanaan Tata Ruang yaitu memastikan pembangunan berdasar pada kapasitas lingkungan yang ada.

Perlunya pengendalian dampak lingkungan atau mengadakan identifikasi potensi dampak negatif terhadap lingkungan sebelum aktivitas tersebut berlangsung.

Arah dokumen ini untuk perlindungan ekosistem maupun keanekaragaman hayati, contohnya menjaga kelestarian ekosistem yang penting agar bisa memberikan dukungan kehidupan. Selain itu juga untuk mencegah punahnya spesies.

Memaksimalkan pemakaian sumber daya alam, yang berarti memanfaatkan sumber daya alam secara efisien dan juga berkesinambungan.

“Pastinya DDDTLH disusun dalam rangka menyediakan dokumen yang digunakan sebagai dasar bagi pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan wilayah, perizinan usaha, serta pengawasan terhadap aktivitas yang dapat menimbulkan dampak lingkungan,” ungkapnya.

Konsultasi publik di penyusunan DDDTLH merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa dokumen ini telah memenuhi kebutuhan dari seluruh pemangku kepentingan.

Pertimbangan berbagai perspektif yang relevan, terutama dari masyarakat setempat yang terkena dampaknya secara langsung.

Pemerintah beserta penyusun dokumen kemungkinan bisa memperoleh data lokal yang kemungkinan tidak tersedia di sumber data umum dengan adanya konsultasi publik.

Dengan kegiatan ini diharapkan bisa memperoleh informasi penting berupa :

  • Data dan Masukan Lokal yang Akurat
  • Meningkatkan Akurasi dan Relevansi DDDTLH
  • Meningkatkan Partisipasi dan Dukungan Masyarakat
  • Mengidentifikasi Potensi Konflik dan Menyusun Solusi Lebih Awal
  • Memperkuat Transparansi dan Akuntabilitas
  • Mengintegrasikan Perspektif Sosial, Ekonomi, dan Budaya
  • Mengoptimalkan Implementasi dan Efektivitas Kebijakan Lingkungan

Secara keseluruhan, konsultasi publik yang ada di DDDTLH tidak hanya berupa prosedur formal, akan tetapi juga esensi dalam menciptakan kebijakan lingkungan yang betul-betul adaptif, berkelanjutan dan juga inklusif.

Sehingga bisa memberikan dukungan terhadap keseimbangan antara pembangunan ekonomi ataupun kelestarian lingkungan hidup.

Atas kehadiran serta partisipasi aktif dari seluruh peserta di acara konsultasi publik hari ini, Sekda Sunggono sampaikan terimakasih.

Adanya diskusi ini, harapannya dapat menghasilkan masukan yang konstruktif dan juga membangun, demi tercipta dokumen DDDTLH yang akurat serta sesuai dengan kebutuhan maupun harapan semua.

“Melalui proses ini, semoga kita bisa mewujudkan lingkungan yang lebih lestari dan berkelanjutan, sehingga bisa diwariskan dengan baik untuk generasi mendatang. Mari kita jaga komitmen untuk bersama-sama membangun keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan hidup,” ungkapnya.

Pos terkait