Asisten II Kukar Terima Kunjungan Tim Perencanaan Regulasi IKN

Foto bersama usai kunjungan Tim Perencanaan Regulasi Ibu Kota Negara ke Pemkab Kukar.

Kutai Kartanegara – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar Wiyono didampingi Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Ismed menerima kunjungan Tim Perencanaan Regulasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Jumat (27/10/23).

Tim Perencanaan Regulasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dipimpn oleh Prof. Dr Ida Bagus Wyasa Putra, SH., M.Hum didampingi Prof. Dr. Desak Putu dari Universitas Udayana (UNUD).

Kehadiran mereka dalam rangka melakukan diskusi terkait dengan Riset Rancangan Regulasi IKN meliputi lingkungan hingga budaya lokal setempat.

Bacaan Lainnya

“Secara umum wilayah kabupaten Kutai Kartanegara di IKN dengan luasan sekitar 250 Ha, meliputi 4 (empat) kecamatan dan lebih luas dibandingkan dengan PPU yang hanya 1 (satu) kecamatan dengan posisi pembangunan inti Istana Negara,” ucap Asisten II Wiyono.

Wiyono menjelaskan bahwa pendapatan Kukar sampai saat ini masih ditopang dari SDA seperti minyak, batu bara, gas dan perkebunan kelapa sawit. Kutai Kartanegara merupakan wilayah lumbung pangan terbesar di Kalimantan Timur.

“Adapun industri hilirisasi di Kukar masih terbilang kurang dan semoga dengan terbangunnya IKN di Kalimantan Timur, Kukar sebagai mitra IKN dapat merasakan dampak dari pembangunan,” tukasnya.

Dirinya menjelaskan bahwa dampak pembangunan yang dikehendaki oleh Pemkab terutama infrastruktur yang masih belum secara khusus memperpendek jarak ke IKN.

“Untuk itu, pemkab Kukar berharap melalui tim perancang regulasi IKN dapat dibantu dalam percepatan akses infrastruktur, sehingga memudahkan giat ekonomi kemasyarakatan dan berdaya saing,” jelasnya.(ADV)

Pos terkait