Tenggarong – Asisten III bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Dafip Haryanto, menutup Festival Kreatif Pemuda Ramadhan (FKPR) ke-1 tahun 2024. Festival ini telah dimulai sejak tanggal 26 Maret lalu, dan ditutup dengan meriah di halaman parkar Pendopo Odah Etam, Tenggarong, pada Sabtu (30/3) sore. Penutupan acara ditandai dengan penyerahan kaligrafi hasil peserta lomba kepada Asisten III oleh Husni Azwari, salah satu dewan juri kaligrafi.
Acara penutupan dihadiri oleh Asisten III bersama Kadispora Kukar Aji Ali Husni dan Ketua Panitia Ahmad Faruq Wijaya. Mereka turut meninjau hasil karya kaligrafi dan lukisan dari peserta lomba sebelum dilakukan lelang, yang dipajang di arena lomba.
Selanjutnya, dilakukan penyerahan hadiah berupa piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan kepada para pemenang dalam berbagai kategori lomba. Kategori lomba tersebut meliputi Kaligrafi, Video Kreatif, Adzan, Da’i, Habsyi, dan Fashion Show Muslimah.
Bupati Kukar, Edi Damansyah, melalui Asisten III menyampaikan bahwa Dispora selalu mengadakan pelatihan berdasarkan potensi pemuda di daerah, serta mengikuti tren perkembangan yang diminati oleh pemuda saat ini. Setelah pelatihan, para pemuda akan terus mendapat pendampingan hingga benar-benar siap terjun ke dunia usaha atau dunia kerja.
Selain itu, para pemuda juga diberikan informasi tentang cara mendapatkan kredit dari program Kukar Idaman, yaitu program bantuan untuk UMKM di Kukar dengan bunga nol persen.
“Aspirasi saya ke depan, FKPR ke-1 ini bisa menjadi event tetap Dispora, sebagai wadah komunitas pemuda Kukar dalam mengembangkan kreativitas khusus dalam bidang keagamaan,” harapnya.
Sementara itu, Panitia FKPR, Ahmad Faruq, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan beberapa komunitas yang ada di Kukar, dengan tujuan agar pemuda dan pemudi memiliki kegiatan positif dan bermanfaat selama bulan Ramadhan, serta melibatkan para UMKM di kota Raja Tenggarong.
“Event ini telah berlangsung sejak 26 Maret lalu di halaman Parkir Pendopo Odah Etam Tenggarong, dengan dukungan Pemkab Kukar melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) serta inisiasi dari Perkumpulan Pemuda Digital Nusantara (PPDN),” ujarnya.
Setelah penutupan FKPR, dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diawali dengan ceramah agama oleh Ustadz Syauqi, warga Tenggarong, sembari menunggu waktu berbuka puasa









