Kutai Kartanegara – Wakil Bupati Rendi Solihin meminta kepada seluruh Kepala Desa di Kabupaten Kutai Kartanegara untuk lebih pro aktif. Sebab, komunikasi dari para Kades berimplikasi pada pembangunan wilayah mereka nantinya.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati baru-baru ini saat melakukan kunjungan di Desa Semangko, Kecamatan Marang Kayu, Sabtu (25/3/2023).
“Masih banyak bantuan yang akan kami berikan kepada masyarakat Kukar dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat Kukar menuju perekonomian yang lebih baik lagi, untuk itu kades harus lebih aktif lagi komunikasinya agar tidak tertinggal,” kata Wakil Bupati kala itu.
Pernyataan dari Wakil Bupati ini wajib diperhatikan oleh Kepala Desa di Kutai Kartanegara. Sebab, Pemkab Kukar sejauh ini memang terus menggenjot program-program sesuai dengan visi Kukar Idaman.
Seperti bantuan untuk nelayan se-Kukar, yang mana merupakan bantuan terbesar sepanjang sejarah Kukar, yakni senilai Rp213 Miliar. Dana tersebut nantinya dialokasikan untuk perikanan, kelautan, tangkap sungai dan budidaya se-Kukar.
Rendi membeberkan bahwa upaya realisasi program yang berasal dari janji kampanye bersama pasangannya, Bupati Edi Damansyah berjalan tahap demi tahap.
Untuk itu, dia meminta agar kades-kades untuk selalu terbuka dalam berkomunikasi dengan Pemkab Kukar, baik melalui pemerintahan di kecamatan untuk menyampaikan apa saja yang perlu dibantu dalam pembangunan di desanya.
“Jika kades kurang komunikasi maka pembangunan di desanya juga akan tersendat,” tegasnya.(Advertorial)









