Kutai Kartanegara – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kutai Kartanegara Maslianawati Edi Damansyah mengatakan saat ini anak masuk sekolah dasar tidak harus bisa baca, tulis dan berhitung (calistung), karena di pendidikan usia dini sifatnya bermain.
Hal itu disampaikan saat membuka seminar dan sosialiasi Kelas Parenting Pendidikan Anak Usia Dini di SD Negeri 014 Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan, beberapa waktu lalu. Maslianawati mengatakan adanya PAUD untuk mengajarkan dan melatih anak usia dini bagaimana berteman dan bersosial, melatih menghilangkan kebiasaan-kebiasaan dirumah dengan beradaptasi dengan lingkungan.
“Jadi ini pembelajaran bagi kita semua, karena usia dini itu dari nol tahun sampai delapan tahun, jadi kelas satu atau kelas dua SD tidak harus bisa calistung” ujarnya.
Maslianawati menegaskan bahwa ke depan tidak hanya anak-anak lulusan PAUD saja yang bisa diterima di SD, tetapi juga anak-anak yang sudah memasuki usia sekolah, yaitu usia tujuh tahun dan anak yang berkebutuhan khusus.
Di tempat yang sama, Camat Loa Janan Heri Rusnadi menyambut baik dilaksanakannya seminar dan sosialiasi parenting pendidikan anak usia dini ini, karena di kecamatan Loa Janan cukup banyak transisi dari PAUD ke SD.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi anak -anak kita yang akan menjalani transisi dari PAUD ke sekolah dasar nantinya” kata Heri.
Seminar dengan tema Transisi PAUD-SD yang menyenangkan ini merupakan bagian pengentasan Stunting. Seminar dihadiri Camat Loa Janan Heri Rusnadi, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Hj. Maria Ester, para kepala Desa, dan Bunda Paud kecamatan, dan Desa di lingkup Pemerintah Kecamatan Loa Janan.(ADV)









