Kutai Kartanegara – Di Kutai Kartanegara, sektor perikanan menjadi salah satu yang patut diberi perhatian lebih. Tak heran banyak program sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar Muslik menjelaskan untuk tahun ini saja, sebanyak 9 ribu kelompok tani ditargetkan untuk menerima bantuan dari Pemkab.
“Bantuan yang diberikan itu berupa sarana dan prasaran perikinan, bibit ikan, udang, kapal tangkap, mesin, bioplog, budidaya keramba, jaring dan lainnya,” kata Muslik, Rabu (15/3/2023).
Tak berhenti disitu, bantuan berupa pematangan lahan hatchery dalam rangka pengelolaan dan penyediaan benih ikan maupun udang pun disiapkan. Sehingga nantinya benih tidak lagi tergantung pada alam.
“Dengan begitu bisa memenuhi stok benih sebagai bahan baku dalam budidaya perairan, tapi tetap memperhatikan aspek kelestariannya,” terangnya.
Adapun jumlah anggaran yang dipersiapkan, kata Muslik, sebanyak Rp 217 miliar sebagai topangan pelaksanaan berbagai program tersebut, mulai dari penunjang sarana dan prasarana hingga bantuan kepada kelompok nelayan.
Dirinya berharap dengan bantuan tersebut mampu merangsang produktivitas nelayan, sehingga berdampak pada kemandirian nelayan sekaligus menciptakan kehidupan yang sejahtera.
Adapun di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar, bantuan menjangkau sekitar 25 ribu kelompok nelayan, dan untuk tahun ini penerima bantuan sebanyak 9 ribu kelompok nelayan.(Advertorial)









