Didi Ramyadi : NU Kukar Harus Jadi Motor Penggerak dalam Aspek Sosial dan Ekonomi

Didi Ramyadi: NU Kukar Harus Jadi Motor Penggerak dalam Aspek Sosial dan Ekonomi
Didi Ramyadi: NU Kukar Harus Jadi Motor Penggerak dalam Aspek Sosial dan Ekonomi (ist)

Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengharapkan Nahdlatul Ulama (NU) Kukar dapat mempertimbangkan aspek kebermanfaatan organisasi secara strategis dalam konteks sosial ekonomi.

“Apalagi, dengan adanya kiai-kiai NU yang menjadi patron bagi masyarakat. Kedudukannya di pondok-pondok pesantren, maupun mengelola majelis-majelis taklim, dapat menjadi motor penggerak dalam upaya membesarkan Jam’iyah NU dalam ruang gerak sosial dan ekonomi,” ujar Staf Ahli Bupati Kukar Bidang Pemerintahan dan Kesra, Didi Ramyadi, dalam acara Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) yang berlangsung pada Jumat (1/3/24) di Pondok Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PPIQ) Miftahul ‘Ulum, Kelurahan Mangkurawang Tenggarong.

Didi Ramyadi menjelaskan bahwa warga NU berasal dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk ulama, birokrat, politisi, ASN, pendidik, serta pelaku usaha makro dan mikro. Oleh karena itu, potensi sumber daya manusia (SDM) NU ini harus dimanfaatkan secara optimal agar semua komponen dapat bergerak bersinergi dalam satu visi yang sama dalam aspek pemikiran, praktek, dan gerakan.

Bacaan Lainnya

“Kita percaya, NU adalah Jami’yah besar. Oleh karena itu, kita semua patut berbangga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Didi Ramyadi menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kukar sangat menghargai kehormatan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari NU secara kelembagaan. Pemkab Kukar secara prinsip mendukung upaya pembangunan masyarakat yang mendukung kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, yang menjadi bagian integral dari visi dan misi Kukar Idaman.

 

Pos terkait