Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berziarah ke makam Aji Imbut pendiri Kota Tenggarong dan makam Raja-raja Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, di komplek pemakaman samping Museum Mulawarman, beberapa lalu.
Ziarah dalam rangka hari jadi Tenggarong ke 241 tahun itu diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, beserta kerabat kesultanan.
Salah satu momentum dalam ziarah tersebut, yakni menaburkan bunga dan meletakkan karangan bunga lompo di makam Raja Kutai ke-15 Sultan Aji Muhammad Muslihuddin atau lebih dikenal Aji Imbut.
Hari jadi kota Tenggarong yang diperingati setiap tanggal 28 September ini menjadi rangkaian pelaksanaan Erau Adat Pelas Benua Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura 2023. Digelar dari 24 September hingga 1 Oktober 2023 mendatang.
Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sunggono yang bergelar demang Wiro Projo Kara menyampaikan bahwa dalam rangka mengisi pembangunan kota Tenggarong, Pemkab Kukar bermaksud agar proses pembangunan tidak lepas dari pembangunan Kukar secara komprehensif dan terintegrasi.
Keseriusan Pemkab itu telah tertuang di dalam RPJMD 2021-2026 melalui visi misi Kukar Idaman bahwa pembenahan tata Kota Tenggarong harus dilakukan dengan mengusung konsep kota yang ramah, bersih, modern, dan berbudaya.
“Serta tidak kalah penting lagi dengan menjadikan Tenggarong sebagai kota pemerintahan yang mengusung konsep Smart City, SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik), dan Satu Data Indonesia demi kemudahan dalam tata kelola pemerintahan,” jelas Edi Damansyah dalam sambutan tertulisnya.
Selain makam Aji Imbut, rombongan turut berziarah ke makam Sultan Kutai ke-20 HAM Salehoeddin II dan makam Hj. Adji Aida gelar Adji Ratu Prabu Ningrat yang merupakan ayahanda dan ibunda dari Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21 HAM Arifin, serta makam Sultan AM Parikesit, dan Sultan AM Sulaiman.
Sebelum prosesi ziarah dilakukan terlebih dahulu dibacakan riwayat pendiri Kota Tenggarong oleh Camat Tenggarong Sukono, riwayat tersebut disusun oleh (Alm H. Aji Bambang Abdurrachim gelar Pangeran Ratu Kesuma).
Tak ketinggalan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21 turut menyampaikan sambutannya yang dibacakan oleh Raden Heriansyah yang juga menantu dari Sultan Kutai tersebut.(ADV)









