Hari Pertama Masuk Kantor Usai Cuti Lebaran, Bupati Sidak RS AM Parikesit Hingga Disdukcapil

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah beserta jajaran melakukan sidak di sejumlah tempat guna memastikan masyarakat Kukar mendapatkan pelayanan terbaik.

Kutai Kartanegara – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah memimpin rombongan pejabat Pemkab melakukan sidak di hari pertama kerja pasca cuti lebaran Idulfitri.

Tujuan mereka, Rumah Sakit Aji Muhammad Parikesit Tenggarong Seberang, Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kukar.

Bukan tanpa alasan, kunjungan Pemkab baik ke RS AM Parikesit Hingga Disdukcapil Kukar dijelaskan oleh Bupati karena ketiga tempat tersebut memegang peranan vital dalam pelayanan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Rumah Sakit adalah pelayanan yang mendasar sekali dibutuhkan oleh masyarakat. Kami sangat berterima kasih kepada semua petugas kesehatan dan lainnya yang sudah masuk kerja sesuai dengan hari yang telah ditentukan,” kata Bupati Edi Damansyah, Rabu (26/4/2023).

Bupati pun merasa puas dengan hasil sidak kali ini. Melihat pelayanan yang diberikan oleh petugas. Selain itu, tingkat kunjungan masyarakat di hari pertama juga cukup tinggi yang dapat diartikan sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Komitmen untuk bekerja tepat waktu sesuai dengan cuti bersama yang diberikan Pemerintah, walaupun secara nasional ada diberikan toleransi perpanjangan kepada ASN yang di luar pulau,” lanjutnya.

Hasil yang memuaskan juga dirasakan Bupati saat menyambangi MPP dan Disdukcapil.

Bupati berterima kasih kepada seluruh jajaran instansi vertikal yang telah komitmen bertugas di pos pelayanan masing-masing di MPP untuk memberikan pelayanan yang baik dan berkualitas sesuai dengan standar pelayanan ditetapkan.

Terkhusus untuk Disdukcapil Kukar, Bupati mengingatkan bahwa tahun ini Pemkab Kukar sudah mengalokasikan dana Rp 2 miliar untuk pengadaan 200 ribu keping untuk pencetakan blangko KTP, melalui dana APBD Kukar, yang nanti mekanismenya uang tersebut dihibahkan ke Dirjen Dukcapil Kemendagri.

”Inilah kendalanya, kalau layanan ini buruk maka kepala daerahlah yang dapat imbasnya sedangkan masyarakatnya tidak tahu dengan persoalan ini bahwa kewenangan berada di Dirjen Dukcapil Kemendagri,” ucapnya.

Turut hadir dalam sidak tersebut, Sekda Kabupaten Kukar Sunggono, Asisten I Akhmad Taufik Hidayat, Asisten II Wiyono, Asisten III Totok Heru Subroto, Kepala Inspektorat Heriansyah.

Tak ketinggalan, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Kabupaten Kukar Ismed dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kukar.(Advertorial)

Pos terkait