Pesan Sekda Sunggono Dalam Sertijab Camat Kembang Janggut

Sekda Kukar Sunggono menyaksikan prosesi serah terima jabatan Camat Kembang Janggut.

Kutai Kartanegara – Camat sangat berpengaruh terhadap proses bekerjanya suatu sistem aparatur dalam menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan sehingga akan terwujud kualitas kerja yang akan dicapai.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara Sunggono saat menghadiri serah terima jabatan Camat Kembang Janggut dari Tego Yuwono Kepada H Halim pada Kamis (6/4/2023) di Gedung BPU Kecamatan.

Sekda Kukar Sunggono mengatakan bahwa Alih tugas atau mutasi jabatan dilaksanakan semata mata berdasarkan kepada upaya tour of duty dan tour of area dalam kerangka pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) dan hal ini juga akan berlaku bagi seluruh jabatan yang ada di jajaran Lingkup Pemkab Kutai Kartanegara.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Sunggono banyak memberikan pesan terkait tugas dan tanggung jawab dari Camat sebagai seorang pemimpin.

“Tugas dan tanggung jawab yang diemban bukan semata-semata melaksanakan tugas-tugas rutin tetapi juga dapat membaca situasi, menentukan langkah-langkah taktis dan strategi dalam rangka menata, membina dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Sunggono mengingatkan Camat harus bisa mendukung dan mewujudkan Visi misi Bupati untuk mensejahterakan masyarakat seperti VISI KUKAR IDAMAN yang diusung oleh Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin dalam mewujudkan Masyarakat Kutai Kartanegara yang Sejahtera dan Berbahagia.

“Saya ingatkan, semua tindakan dan kebijakan harus tertib administrasi dan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga semua tindakan dan kegiatan dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Sunggono berharap agar dapat melakukan koordinasi dan kerja sama baik itu dengan para kades, masyarakat perusahaan dan seluruh stekholderyang terkait dengan terselengaranya pemerintahan.

“Koordinasi tak hanya dilakukan di kantor tetapi bisa juga dengan nongkrong bersama maka permasalahan bisa diselesaikan,” imbuh Sunggono mengakhiri.(Advertorial)

Pos terkait