Kutai Kartanegara – Bupati Edi Damansyah diterima langsung Direktur Jendral Tata Ruang Kementrian Agraria dan Tata ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gabriel Triwibawa di The Tribrata Darmawangsa Jakarta Selatan, Rabu(10/5/2023).
Kehadiran mereka dalam rangka Rapat Koordinasi Lintas Sektor terkait Pembahasan Rancangan Peraturan Bupati Kukar tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perkotaan di tiga kecamatan yaitu Loa Janan, Sangasanga, dan Muara Badak.
Bupati mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan proses penyusunan tata ruang yang berkaitan dengan salah satu suspensi materi peraturan Kepala Daerah yang merupakan gambaran dari RDTR perkotaan Loa Janan, Sanga-Sanga dan Muara Badak.
Terkait Kecamatan Loa Janan, Bupati memaparkan posisinya berada di tiga kota utama di Kalimantan Timur, yaitu Balikpapan, Samarinda dan Kutai Kartanegara.
Dalam penyampaiannya, Bupati menyampaikan Kecamatan ini sangat berkembang pesat yang berkaitan dengan aktivitas kegiatan investasi dan perekonomian.
Bupati Edi juga menjelaskan bahwa di Loa Janan isu strategis yang sedang berkembang adalah keterbatasan lahan. Kebutuhan lahan yang tinggi diakibatkan perkembangan aktivitas yang tidak di dukung persediaan lahan yang ada dan hal tersebut berdampak terhadap timbulnya pemukiman-pemukiman yang kumuh.
Selain itu juga adanya alih fungsi lahan berupa tambang batu bara, dan juga terjadi pencemaran lingkungan akibat aktivitas eksploitasi sumber daya alam tersebut.
“Kalau tambang yang berizin secara resmi tidak terlalu sulit untuk diatur, tetapi tambang koridor agak sulit dikendalikan baik oleh Kabupaten maupun Kecamatan,” kata Bupati.
Selain itu, Bupati menjelaskan bahwa Kecamatan Loa Janan memiliki potensi wisata yang sedang berkembang dan membutuhkan perhatian yang serius baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat dan dunia usaha.
Berkaitan dengan tujuan penataan ruang pemkab Kukar akan mengikuti arahan dan saran dari BPN. Dia berharap dapat mewujudkan penataan ruang bagi Kecamatan Loa Janan sebagai pintu gerbang untuk masuk ke Kutai Kartanegara dan juga merupakan salah satu Kecamatan yang beririsan dengan IKN
Terkait tiga kecamatan tersebut, kata Bupati, bila dilihat dari karakteristik wilayah Kukar termasuk dalam zona pesisir.
Tak sendiri dalam rapat tersebut, Bupati didampingi Sekda Kukar Sunggono, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Alfian Noor, dan Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Setianto Aji Nugroho.(Advertorial)









