Kutai Kartanegara – Persiapan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kutai Kartanegara yang akan digelar pada bulan Juli mendatang terus dilakukan.
Salah satunya dengan dilaksanakannya Rapat Koordinasi (Rakor) oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di Ballroom Hotel Harris Samarinda, Sabtu (27/5/2023).
Ketua TP PKK Kukar Maslianawati didampingi Fetty Pudja Amelia Rendi Solihin dan Hj Yulaikah Sunggono menjelaskan Rakor tersebut menjadi salah satu bukti keseriusan pihaknya dalam mensukseskan kegiatan yang akan mereka laksanakan.
“Harapan saya kita saling berkoordinasi untuk mensukseskan kegiatan ini, dan PKK desa/kecamatan agar memberikan gagasan postif untuk kemajuan Kukar,” kata Maslianawati.
Dihadapan peserta rakor yang terdiri dari TP PKK Kecamatan, Desa/Kelurahan se-Kukar, Maslianawati meminta kepada seluruh Ketua PKK untuk aktif bersosialisasi dengan masing-masing anggota mereka. Hal itu merupakan cara agar PKK di Kukar semakin lebih baik.
Dengan komunikasi dan sosialisasi yang baik itu, PKK akan mampu memaksimalkan tugas pokok dan fungsi Kelompok Kerja (Pokja) dalam rangka menjalankan 10 Program Pokok PKK.
Hadir sekaligus membuka agenda rakor tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kukar Arianto, mewakili Bupati Edi Damansyah.
Dalam sambutannya, Arianto menjelaskan rakor tersebut digelar juga dalam rangka mensinergikan program Pemkab Kukar dengan PKK Kukar, agar nantinya berjalan sesuai dengan misi Program Kukar IDAMAN.
Kukar IDAMAN, dijelaskan Arianto merupakan suatu gerakan bersama yang mengoptimalkan seluruh potensi daerah dengan mendorong kreativitas dan inovasi seluruh pelaku pembangunan dalam menciptakan daya saing dan kemandirian daerah, berdasarkan semangat kolaborasi dan sinergisitas antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, untuk mewujudkan Kukar yang lebih baik.
“Jadi Ketua PKK kecamatan, kelurahan/desa harus paham arti Kukar IDAMAN ini agar disampaikan di wilayah masing-masing, dimana Kukar IDAMAN ini dituangkan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2021-2026,” ucapnya.(Advertorial)









