Pemerintah Kukar Gelar Lokakarya Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 di Tenggarong

Pemerintah Kukar Gelar Lokakarya Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 di Tenggarong
Pemerintah Kukar Gelar Lokakarya Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 di Tenggarong (ist)

Tenggarong, Ahad (28/4) – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat, membuka Lokakarya ke-7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 9, yang berlangsung di SMPN 1 Tenggarong pada pagi hari ini.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Balai Guru Kaltim, Kepala Cabang Dinas Wilayah 3 Kaltim, Komisi IV DPRD Kukar, serta para perwakilan dari berbagai instansi terkait dan pihak pendidikan, seperti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Thauhid Afrilian Noor.

Menurut Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, PGP ini awalnya direncanakan selama sembilan bulan, namun kemudian disesuaikan menjadi enam bulan. Tujuan dari PGP adalah untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam proses pembelajaran, sejalan dengan persyaratan untuk menjadi Kepala Sekolah. Sampurno juga mengakui adanya kekurangan dalam calon Kepsek di Kukar, dan berharap agar 53 peserta PGP Angkatan 9 ini lulus dengan baik untuk kemajuan pendidikan daerah tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten I atas nama Bupati Edi Damansyah, pentingnya penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ditekankan. Dia juga menyatakan harapannya bahwa melalui PGP, kompetensi dalam hal TIK dan ilmu pengetahuan serta teknologi lainnya dapat terus ditingkatkan oleh para guru di Kukar.

Pendidikan Guru Penggerak diatur secara resmi oleh Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nomor 26 Tahun 2022. Regulasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan fokus pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik, serta pengembangan kemampuan kepemimpinan pembelajaran bagi guru.

Bupati juga memberikan pesan kepada seluruh jajaran Disdikbud Kukar dan para Kepala Sekolah untuk terus mendorong partisipasi guru-guru dalam PGP. Data dari Dinas Pendidikan menunjukkan bahwa beberapa guru yang telah mengikuti PGP sebelumnya telah berhasil menjadi Kepala Sekolah, menandakan keberhasilan program ini dalam menghasilkan perubahan positif bagi para peserta.

Bupati berharap agar semua calon Guru Penggerak Angkatan 9 ini dapat lulus dengan predikat sangat memuaskan, dengan harapan kontribusi maksimal mereka akan memajukan pendidikan di Kukar.

Pos terkait