Kutai Kartanegara – Hari Senin (29/4) menjadi momen bersejarah bagi Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Kutai Kartanegara, di jalan Danau Aji Kelurahan Melayu Tenggarong. Acara apel pagi dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, H. Sunggono, yang juga bertindak sebagai pembina.
Apel pagi tersebut tidak hanya menjadi ajang rutin untuk memulai aktivitas, tetapi juga dirangkai dengan perayaan halal bihalal sekaligus pelepasan purna tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM, H. Tajuddin, yang memasuki masa pensiun setelah 38 tahun 2 bulan berdedikasi dalam jabatannya. H. Tajuddin juga dipromosikan ke pangkat ruang baru Pembina Utama Madya/IV.
Dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Sunggono, Bupati Kukar menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dedikasi dan kinerja H. Tajuddin selama ini. Sunggono menekankan pentingnya peran ASN sesuai dengan tugas dan fungsi yang diemban, terutama dalam konteks dinamika masyarakat dan era digitalisasi saat ini.
Sunggono juga menyoroti perubahan sistem kerja ASN dan sasaran kinerja pegawai (SKP) yang belum sepenuhnya sesuai dengan era revolusi industri 4.0. Ia menegaskan perlunya percepatan penyesuaian untuk memenuhi tuntutan zaman. ASN juga dituntut untuk memegang teguh core values ‘berakhlak’ dan mengimplementasikan employer branding yang mengedepankan pelayanan publik.
Menyadari permasalahan yang ada, Sunggono menekankan perlunya pemahaman yang mendalam terhadap tugas, kompetensi, dan dedikasi tinggi dari ASN di Dinas Koperasi dan UKM. Hal ini menjadi kunci dalam mencapai tujuan strategis pemerintah, termasuk penanganan stunting dan kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dalam penutup sambutannya, Sunggono memberikan pesan kepada ASN di Dinas Koperasi dan UKM. Pertama, merubah mindset atau pola pikir sesuai dengan tuntutan zaman. Kedua, menerapkan core value ASN berakhlak melalui perencanaan yang baik. Ketiga, pentingnya data yang valid sebagai dasar perencanaan program. Dan yang terakhir, meningkatkan kompetensi dan menghadirkan inovasi.
Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang formalitas, tetapi juga momentum untuk memantapkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, seiring dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara.









