Liputankukar.com – Pada rabu 12 Maret 2024, bupati Kukar Edi Damansyah didampingi oleh jajaran Pemkab Kukar melakukan silaturahmi dan buka puasa dalam rangka Safari subuh bersama masyarakat Kecamatan Muara Kaman.
Kegiatan ini sekaligus meresmikan Masjid Nurul Iman Desa Muara Kaman Ulu yang ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.
Terlihat beberapa pihak terkait turut hadir dalam acara Safar subuh dan peresmian masjid ini, antara lain Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kukar KH, Abdul Hanan, ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar H. M Bisyron dan beberapa kepala OPD dilingkup Pemkab Kukar.
Camat Muara Kaman Hj. Barliang dan ketua Takmir Masjid Nurul Iman Syahfian turut menyambut rombongan dari Pemkab Kukar ini.
Dalam kesempatan ini, bupati edi juga menyerahkan beberapa peralatan ibadah seperti ambal, speaker wareless, mukena, searing, jam digital, buku Yasin dan Iqro yang diterima ketua Takmir Masjid Syahfian.
Dirinya juga secara pribadi memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat kurang mampu.
“Yang sulit itu memakmur Masjid Nurul Iman ini dengan kegiatan – kegiatan keagamaan lainnya selain tentunya kegiatan peribadatan shalat lima waktu, itu tantangan yang paling berat” ujarnya.
Dirinya juga mengingatkan agar kedepannya masjid ini tak hanya sebagai pusat peribadatan umat Islam saja, namun juga menjadi pusat dari kegiatan masyarakat setempat.
Bupati Edi Damansyah juga kembali menekankan Penyelenggaraan Program GEMA yang telah tertuang dalam peraturan daerah (Perda) nomor : 4 tahun 2021 dimaksudkan untuk meningkatkan syiar agama Islam serta membangun karakter masyarakat muslim yang beriman, bertakwa serta menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Dan yang menjadi salah satu pusat lembaga pelaksana yakni masjid, selain sekolah – sekolah, kantor, dinas dan instansi” ucapnya.
Dengan bangunan masjid Nurul Iman yang telah rampung dan berdiri dengan gagahnya ini diharapkan nantinya dapat menjadi pusat dalam pengembangan syiar Islam juga program Gema di Kecamatan Muara Muntai.
“Kita ingin dari Masjid (Nurul Iman) inilah nantinya pelaksanaan Gema dikembangkan hingga ke pelosok-pelosok desa” Pungkasnya.









