Teras Kota Bangun Ulu Resmi Dibuka Bupati Kukar: Jadi Ikon Baru Kecamatan

Teras Kota Bangun Ulu Resmi Dibuka Bupati Kukar: Jadi Ikon Baru Di Kecamatan Ini

Liputankukar.com – Bupati Kutai Kartanegara dalam kunjungan kerjanya pada 7 April resmikan pelataran atau Teras Kota Bangun Ulu di Kecamatan Kota Bangun dan menjadi ikon terbaru tempat anak muda.

Menurut Plt Camat Kota Bangun Abdul Karim mengatakan, momen ini sangat dinantikan masyarakat warga Kota Bangun, yang mana tempat ini dahulunya hanya ditumbuhi rerumputan liar yang berada di depan dermaga Kota Bangun dan sekarang menjadi tempat wisata.

Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kukar dan Pemerintah Kecamatan Kota Bangun terus berbenah dan giat membangun infrastruktur penunjang dan fasilitas umum untuk pelayanan kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sehingga wisata teras kota Bangun ulu ini pun berhasil dirampungkan pembangunannya dan kini menjadi ikon terbaru.

Di sisi lain Bupati Kukar juga mengapresiasi pembangunan Teras Kota Bangun yang telah diresmikan setelah beberapa tahun yang lalu diskusikan dari tingkat kabupaten sehingga mendapat dukungan pembiayaan Melalui dinas perhubungan.

Pemkab Kukar juga memastikan agar pelataran ini setelah selesai pembangunannya maka pemanfaatannya harus dikelola dengan baik.

Untuk masalah pemanfaatannya sendiri diserahkan kepada Pemda Kota Bangun ulu yang akan dikelola melalui Bumdes.

Tentunya pelataran ini pun akan menjadi ikon baru di Kota Bangun jika dilihat dari karakteristik wilayah salah satu pintu gerbang zona Ulu data menunjukkan jika aktivitas perputaran ekonomi cukup meningkat baik di sektor perkebunan kelapa sawit, kehutanan, sektor jasa dan beberapa sektor lain penunjangnya.

Dirinya juga mengingatkan agar para komunitas diberikan ruang terlebih komunitas yang ada di Kecamatan Kota Bangun baik dari fasilitas peralatan maupun dukungan administratif terkait.

Dan untuk perkembangan UMKM di Kukar tergolong sangat pesat pertumbuhannya tinggal konsistensi kita terkait langkah-langkah pembinaan dalam mengembangkan UMKM agar lebih meningkat lagi.

“Jadikan pelataran atau teras ini sebagai Ikon, tidak hanya tempat duduk orang dimalam hari tapi harus dijadikan kawasan produktif , bukan hanya kepala desa saja tetapi para komunitas yang harus lebih kreatif , supaya kawasan ini bisa lebih produktif, komunitaslah yang lebih banyak berinovasi untuk pengembangannya. Kelola, manfaatkan pelataran atau teras ini sesuai dengan peruntukkannya, khususnya untuk ruang penampilan seni dan budaya khas daerah yang perlu dilestarikan. Jangan lupa, jaga kebersihan dan fasilitas umum yang ada di area Teras.” tegas Edi Damansyah.

 

Pos terkait