Kutai Kartanegara – Profile proyek perubahan pembangunan sentra industri kecil dan menengah digaungkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutai Kartanegara Arfan Boma Pratama.
Ketertarikan Arfan Boma dengan topik ini disebabkan permintaan tepung glacilorta rumput laut yang terus melonjak. Belum lagi usia tanam dan lahan budidaya yang menurutnya sangat mendukung. Terpenting, yakni pembukaan lapangan kerja.
“Belum ada pabrik yang menampung hasil panen yang daya manusia, potensi untuk membuka lapangan kerja baru, serta adanya perusahaan BUMD yang bisa bermitra untuk tata kelola niaga,” bebernya.
Lebih lanjut, Boma menjelaskan pengambilan proyek ini sesuai dengan analisis masalah, yaitu adanya isu aktual tentang peningkatan nilai tambah lapangan kerja dan investasi di bidang of sektor industri kecil menengah pengolahan non migas.
“Penguatan penguasaan pasar dalam negeri dan luar negeri serta jaringan distribusi barang serta penguatan layanan perdagangan yang tertib dan pemberdayaan konsumen,” lanjutnya.
Sebelumnya, Arfan Boma Pratama juga merupakan salah satu peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Diklatpimnas II Angkatan XII Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah Tahun 2023 di Samarinda.(ADV)









