PMI Kukar Gelar Apel untuk Jamin Keselamatan Masyarakat saat Lebaran 2024

PMI Kukar Gelar Apel untuk Jamin Keselamatan Masyarakat saat Lebaran 2024
PMI Kukar Gelar Apel untuk Jamin Keselamatan Masyarakat saat Lebaran 2024 (ist)

Tenggarong – Para relawan Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Kutai Kartanegara, Tenggarong, telah menunjukkan komitmennya yang tinggi terhadap kemanusiaan melalui pengabdian mereka yang ikhlas. Dalam sebuah Apel Siaga Lebaran 1445 H di Halaman Kantor Bupati Tenggarong pada Selasa (2/4/2024) sore, kekompakan para relawan dari 20 Kecamatan di wilayah tersebut terlihat jelas.

Sekda Kutai Kartanegara, Dr. Sunggono, memimpin apel tersebut yang ditandai dengan penyerahan peralatan serta pemasangan rompi bagi relawan PMI. Acara ini juga melibatkan peninjauan kesiapsiagaan personil dan sarana Ambulan PMI di masing-masing kecamatan.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Sunggono, Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan PMI di wilayah tersebut atas pengabdian dan kontribusi mereka dalam gerakan kemanusiaan. Edi Damansyah juga menekankan bahwa pengabdian relawan PMI tidak hanya memberikan dampak positif di Kutai Kartanegara, tetapi juga di seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya

Beliau menegaskan perlunya mempertahankan dan meningkatkan kontribusi positif ini melalui kerja sama dan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan di wilayah masing-masing. Lebih lanjut, Edi Damansyah mendorong pengembangan jiwa kemanusiaan sejak dini melalui pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) di lembaga pendidikan, dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Mengingat arus mudik dan balik Lebaran yang tinggi di Indonesia, Edi Damansyah menyoroti pentingnya keselamatan selama perjalanan. Dalam upaya mencegah dan meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan, PMI Kutai Kartanegara bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Polres Kutai Kartanegara dan pemerintah daerah, untuk mendukung kegembiraan masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.

Apel Siaga Lebaran ini diharapkan tidak hanya sebagai ajang mengevaluasi kesiapan PMI dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat menjalani arus mudik dan balik Lebaran dengan lebih tenang dan bahagia, mengetahui bahwa PMI dan berbagai pihak terkait siap menghadapi segala kemungkinan yang muncul.

Pos terkait