Delegasi Asosiasi Perdagangan dan Bisnis Brunei-China Kunjungi Kutai Kartanegara

Delegasi Asosiasi Perdagangan dan Bisnis Brunei-China Kunjungi Kutai Kartanegara
Delegasi Asosiasi Perdagangan dan Bisnis Brunei-China Kunjungi Kutai Kartanegara (ist)

Tenggarong – Hari ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara, Dr. H Sunggono, dengan hangat menyambut Delegasi Asosiasi Perdagangan dan Bisnis Brunei-China One Belt One Roads (OBOR) Association Trade & Business Delegation to Kalimantan. Pertemuan berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, yang dihadiri oleh berbagai pihak penting.

Dalam sambutannya, yang dibacakan oleh Dr. H Sunggono, Bupati Edi Damansyah menyatakan rasa hormat atas kedatangan delegasi yang terhormat. Ia menggambarkan kunjungan ini sebagai suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kabupaten Kutai Kartanegara, terletak di jantung Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia, memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap dan kekayaan budaya yang melimpah. Dengan luas wilayah lebih dari 27.000 kilometer persegi dan jumlah penduduk lebih dari 700.000 jiwa, daerah ini menawarkan beragam potensi untuk dikembangkan.

Bacaan Lainnya

Dr. Sunggono menambahkan bahwa Kutai Kartanegara diberkahi dengan sumber daya alam yang melimpah, termasuk hutan yang luas, deposit mineral, serta cadangan minyak dan gas. Pertanian juga memainkan peran penting dalam perekonomian, dengan tanaman utama seperti padi, jagung, dan singkong.

Pariwisata juga telah muncul sebagai sektor yang dinamis dalam beberapa tahun terakhir, menarik pengunjung dari seluruh dunia untuk menikmati keindahan alam, budaya yang dinamis, dan kuliner lezat.

Dalam konteks inisiatif One Belt One Road (OBOR), Dr. Sunggono menyatakan antusiasme Pemkab Kukar untuk merangkul potensi transformatif dari inisiatif tersebut. Pemkab Kukar berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi bisnis untuk berkembang dan menumbuhkan semangat kolaborasi dan saling menguntungkan.

Mr. Jackson Ting Jack Hing, Presiden Brunei, yang memimpin rombongan sebanyak 11 orang, menyatakan bahwa kunjungan ini melibatkan berbagai sektor bisnis, termasuk developer, kontraktor, event organizer, dan lainnya. Dia juga menyoroti pentingnya kerjasama ekonomi, diplomatik, dan geopolitik yang terkait dengan OBOR.

Inisiatif One Belt One Road (OBOR) sendiri merupakan salah satu kebijakan luar negeri dan ekonomi paling ambisius dari Pemerintah Tiongkok. Dengan tujuan memperkuat pengaruh ekonomi Beijing melalui pembangunan infrastruktur yang luas di berbagai negara, OBOR menjadi ajang untuk kerjasama internasional yang inklusif.

Pos terkait