Aswaja Kukar Gelar Pengajian dan Salurkan Bantuan kepada Kaum Kurang Mampu di Masjid Nurul Haq

Aswaja Kukar Gelar Pengajian dan Salurkan Bantuan kepada Kaum Kurang Mampu di Masjid Nurul Haq
Aswaja Kukar Gelar Pengajian dan Salurkan Bantuan kepada Kaum Kurang Mampu di Masjid Nurul Haq (ist)

Kutai Kartanegara,  – Sebuah Pengajian Aswaja dan Aswaja Peduli yang diadakan pada Jumat (22/3/24) di Masjid Nurul Haq Sangasanga Muara, Kecamatan Sangasanga, menjadi momen penting bagi pemberdayaan masyarakat kurang mampu. Acara ini dihadiri oleh Maslianawati Edi Damansyah, Ketua Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara yang juga merupakan pembina Majelis taklim Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah (Aswaja) Kukar.

Dalam acara tersebut, sebanyak 20 paket bantuan sembako diserahkan kepada kaum prasejahtera. Bantuan ini terdiri dari 20 paket yang disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan 20 paket dari Camat Sangasanga, serta uang tunai yang langsung dibagikan oleh Maslianawati kepada para penerima manfaat.

“Acara ini merupakan pengajian ke-9 yang diadakan oleh Aswaja Kabupaten. Selain pengajian, kami juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat prasejahtera,” ungkap Maslianawati Edi Damansyah.

Bacaan Lainnya

Maslianawati juga menjelaskan rencana untuk melaksanakan pelatihan Fardu Kifayah bagi remaja atau siswa tingkat menengah atas (SLTA). Menurutnya, pelatihan ini sangat penting karena regenerasi dalam memahami hukum-hukum agama, terutama terkait pengurusan jenazah, merupakan hal yang sangat dibutuhkan.

“Hukum mengurus jenazah adalah Fardhu Kifayah, yang berarti di antara umat Islam, ada yang diwajibkan memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang cara memandikan, mengkafani, mensholatkan, dan menguburkan jenazah sesuai dengan ketentuan syariat Islam,” tambahnya.

Tak hanya itu, Maslianawati juga mengajak masyarakat untuk segera menyiapkan diri mengikuti perlombaan Habsi pada bulan Muharram mendatang. Perlombaan ini akan diakhiri dengan Tabligh Akbar di Pendopo Odah Etam.

“Setiap kecamatan diharapkan dapat mengirimkan 2 regu untuk mengikuti perlombaan tersebut,” tutup Maslianawati, mengakhiri sambutannya.

Pos terkait