Buka Lomba Posyandu di Kota Bangun, Ini Pesan Maslianawati Edi Damansyah

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Maslianawati Edi Damansyah saat membuka penilaian lomba pelaksanaan Posyandu Idaman Sahabat Keluarga 2023, di Posyandu Pesut I Desa Sangkuliman Kecamatan Kota Bangun.

Kutai Kartanegara – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) tingkat Kecamatan diharapkan terus melakukan bimbingan kepada para anggota kader TP PKK desa yang baru.

Dengan melakukan hal tersebut, diharapkan nantinya para kader memahami tugas dan fungsi keberadaannya, khususnya dalam membantu pemerintah desa dalam menyukseskan program mensejahterakan masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Maslianawati Edi Damansyah saat membuka penilaian lomba pelaksanaan Posyandu Idaman Sahabat Keluarga 2023, di Posyandu Pesut I Desa Sangkuliman Kecamatan Kota Bangun, Kamis (30/3/2023).

Bacaan Lainnya

Maslianawati juga kembali mengingatkan kepada para tim penggerak PKK Kecamatan dan desa untuk terus menjalankan 10 program pokok PKK, karena sangat bermanfaat bagi warga masyarakat khususnya mengenai kesehatan, kebersihan lingkungan, tumbuh kembang bayi, balita, anak, remaja, hingga orang tua lanjut usia (Lansia).

Adapun lomba pelaksanaan Posyandu Idaman Sahabat Keluarga 2023 yang digelar di Posyandu Pesut I Desa Sangkuliman Kecamatan Kota Bangun menghadirkan tim penilai yang terdiri dari perwakilan TP PKK Kukar, Perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan KB, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Maslianawati Edi Damansyah sangat mengapresiasi perkembangan Desa Sangkuliman beberapa tahun terakhir ini, dirinya juga mengapresiasi sistem pelayanan administrasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Pesut I Desa Sangkuliman Kecamatan Kota Bangun dalam melayani masyarakat.

“Kalau saya penjuri atau penilai, saya tidak melihat berapa banyak pelayanannya, tetapi yang pertama saya lihat adalah ada tidak angka kematian ibu, bayi dan ibu hamilnya,” pungkasnya.(Advertorial)

Pos terkait