Seno Aji Gelar Kuliah Umum Untuk Mahasiswa Fisipol Unmul di Kantor DPRD Kaltim

Sumber foto : Istimewa

Liputankukar.com – Beberapa waktu lalu, Seno Aji selaku Wakil Ketua DPRD Kaltim memberikan Kuliah Umum kepada Mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Pemerintahan di Kantor DPRD Kaltim.

Puluhan mahasiswa menghadiri kuliah umum tersebut dengan materi kepemimpinan pemerintahan. Seno menyampaikan bagaimana peran DPRD sebagai wakil rakyat dan perpanjangan tangan rakyat di hadapan para mahasiswa.

“Wakil rakyat, visi misi kita itu adalah kepentingan rakyat, bisa memayungi seluruh masyarakat. Dengan fungsi legislasi, kita bisa membuat aturan yang memberikan keberpihakan kepada masyarakat,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Seno Aji yang juga seorang Politisi Partai Gerindra tersebut pun menerangkan, materi tentang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta kepemimpinan DPRD sebagai lembaga legislatif tidak jauh dari konflik politik.

“Tugas DPRD itu ada tiga, legislasi, pengawasan dan anggaran. Sementara hak-hak DPRD itu ialah hak interpelasi, hak angket dan hak menyatakan pendapat, serta hak mengajukan Raperda,” jelas Seno.

Dia mengatakan, bahwa pemimpin berperan penting dalam keberhasilan pembangunan di daerah.

“Kemajuan pembangunan suatu daerah itu tergantung pada pemimpinnya. Bagaimana pemimpin dalam suatu pemerintahan mengambil keputusan strategis, mengelola sumber daya, serta mempengaruhi perilaku dan kebijakan sumber daya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan serta kemajuan bagi masyarakat yang dipimpin,” terangnya.

Selain itu, Seno meminta mahasiswa terutama anak-anak fisip agar sadar akan politik dan bisa menyelaraskan tupoksinya sebagai agen perubahan, serta berpartisipasi dalam politik secara santun.

“Kalau merasa baik, ya harus terjun, supaya politik ini tidak diisi oleh orang-orang yang tidak baik,” ujarnya.

Harapannya, kata dia, para generasi muda dapat mencukupi ruang politik yang dimasuki oleh sosok sosok bersih dan baik.

“Harapannya, anak muda seperti mahasiswa ini bisa berpolitik dengan santun, bisa ikut terjun dan tidak hanya menjelek-jelekkan politik saja,” terangnya. (Tiya/Advertorial/DPRD Kaltim)

Pos terkait