Tenggarong – Asisten I Bidang Pemerintahan Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat, hadir dalam Syukuran Peringatan Hari Kartini yang ke-145, di Ruang Serbaguna Batara Agung Dewa Sakti Kantor Bupati Kukar pada Selasa (30/4/24).
Acara tersebut dimulai dengan pembacaan puisi oleh Zahrahtul Jannah, seorang siswi dari SMPN 2 Tenggarong. Peringatan kali ini juga menampilkan Talkshow dengan tema “Menjadi Generasi Penerus Kartini yang Unggul dan Berkualitas”, dengan Narasumber Novita Fitrina dan host Dwi Rahmawati dari TVRI Samarinda.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, Bambang Arwanto, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kutai Kartanegara, Yulaikah Sunggono, Sekretaris DP3A Kukar, Hero Suprayetno, serta beberapa perwakilan organisasi Wanita dan siswi remaja.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten I, Akhmad Taufik Hidayat atas nama Bupati Kukar, disampaikan apresiasi tinggi kepada para perempuan. Dia juga mengucapkan selamat Hari Kartini kepada seluruh Kaum Perempuan Indonesia yang telah berperan secara proaktif dalam pembangunan.
“Dalam setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia merayakan hari Kartini untuk menghormati perjuangan seorang pahlawan nasional Raden Ajeng Kartini. Peringatan ini tidak hanya mengenang dedikasi Kartini dalam memperjuangkan hak-hak kaum perempuan, tetapi juga sebuah kesempatan untuk merenungkan bagaimana visinya terus mempengaruhi dan menginspirasi perempuan Indonesia di era modern,” ungkapnya.
Dia menjelaskan bahwa Kartini adalah seorang tokoh yang hidup pada awal abad ke-20, memimpin perjuangan untuk memberikan hak Pendidikan dan kemerdekaan kepada perempuan. Pemikiran-pemikiran tentang kesetaraan dan keadilan gender, kemandirian, dan Pendidikan telah menjadi landasan bagi kemajuan sosial dan ekonomi perempuan Indonesia.
Menyambut Hari Kartini tahun 2024, ia menekankan relevansi nilai-nilai Kartini dalam masyarakat saat ini. Namun, dia juga mengakui adanya tantangan, seperti kesenjangan gender dalam akses Pendidikan, kesempatan kerja, dan keterwakilan perempuan di level kepemimpinan.
“Semua harus memiliki semangat dan pemikiran inspiratif untuk mengambil peran aktif dalam mewujudkan impian Kartini demi terwujudnya Masyarakat yang adil dan sejahtera. Marilah terus berjuang, belajar, dan bertumbuh bersama mengikuti jejak Kartini dalam meraih kemerdekaan dan kesetaraan yang sejati,” tambahnya.









