Adi Setiawan Bahas Potensi PAD, Dorong Pemkot Maksimalkan Sistem E-Parkir

SAMARINDA – Potensi Pendapatan Asli Daerah di sektor parkir berpotensi besar di kelola Pemkot Samarinda.

Melalui OPD terkait,  dengan menggunakan sistem E-Parking turut mendapat perhatian dari DPRD Samarinda.

Kepada awak media, Anggota Komisi II DPRD Samarinda Adi Setiawan menyebut Pemkot Samarinda harus terus melakukan pembenahan guna meningkatkan pendapatan di sektor tersebut.

Bacaan Lainnya
Anggota Komisi II DPRD Samarinda Adi Setiawan. (Ist)

Adi Setiawan, mengatakan potensi dari satu titik E-Parking diperkirakan mampu menyerap pendapatan senilai Rp 1 juta per hari.

“Sekarang kalau misalnya ada 12 titik. Maka potensi pendapatan setiap harinya bisa mencapai Rp 12 juta,” kata Adi Setiawan, Senin (7/3/2022).

Dengan besarnya potensi serapan pendapatan di sektor E-Parking tersebut, maka Adi Setiawan meminta Pemkot Samarinda mampu memaksimalkan hal itu.

Tak berhenti sampai di situ, ia juga kembali mencontohkan potensial pemanfaatan E-Parking bisa dilakukan Pemkot Samarinda dengan menerapkannya di sektor usaha dan perindustrian.

“Misalkan ada 50 titik dijadikan E-Parking, maka per hari bisa mendapatkan Rp 50 juta, kali sebulan Rp 1,5 miliar,” jelas Adi Setiawan.

Adi pun tak lupa memberi contoh sebuah kawasan yang kerap dikuasai para juru parkir liar, seperti di sepanjang Tepian Mahakam, Samarinda.

“Tempat lain setiap tepi jalan umum pun masih dikuasai jukir, harusnya Pemkot Samarinda ambil alih untuk E-Parking,” terangnya.

Selain mampu mendongkrak pendapatan daerah, Adi Setiawan juga menegaskan E-Parking bisa mengatasi problem klasik di Kota Tepian, seperti maraknya praktik juru parkir liar yang kerap meresahkan warga dan pengguna jalan.

“Kalau Pemkot Samarinda tidak tegas dan tidak memanfaatkan peluang itu, pasti jukir tetap merajalela, tempat-tempat umum dijadikan pendapatannya,” bebernya. (Adv/*)
Editor: Maulana

Pos terkait