SAMARINDA – Hypermart di Mal Plaza Mulia, Jalan Bhayangkara, Samarinda Kaltim telah tutup.
Kendati demikian, menurut Ketua Komisi II DPRD Samarinda Fuad Fakhruddin, tutupnya Hypermart tak mengganggu sektor retail secara umum.
“Saya menilai secara umum sektor retail enggak terganggu. Misalnya saja supermarket di Samarinda Square dan Big mall masih jalan,” kata Fuad sapaannya, Jum’at (28/1/2022) saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler.

Ditengah persaingan yang begitu ketat di sektor tersebut. Pengusaha tentunya mesti memiliki strategi agar kepala pembeli berbelanja.
“Kembali lagu ke pengelolaan dan manajemennya. Sehingga konsumen tertarik,” ucapnya.
Politisi partai Gerindra itu mengatakan, tindakan pelaku usaha menutup supermarket adalah hal yang wajar. Hal itu untuk mengantisipasi beban kerugian yang semakin besar kedepannya.
“Saya rasa wajar pengusaha memilih tutup dari pada buka tapi tidak ada pengunjung, jika dari sisi penghitungan bisnis tidak masuk, berbeda dengan Indomaret, alfamart dll,” ungkapnya.
Ia menegaskan tak ada pengaruh bagi investasi di Samarinda. Hal itu lantaran supermarket lainnya masih buka. Hal berbeda ketika terjadi kapital flight atau perpindahan investasi dari kota satu ke kota lain.
“Kecuali menarik keseluruhan investasi, maka itu akan menjadi masalah,” tandasnya. (Adv/*)
Editor: Maulana









